Efek konseling germas terhadap implementasi germas dan indeks massa tubuh wanita dewasa di pusat kebugaran

Ni Made Dewantari(1*), Desak Putu Sukraniti(2)
(1) Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Denpasar, Jl. Gumitir Gg. Anggrek No.72, Kesiman Kertalangu Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali
(2) Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Denpasar, Jl. Gumitir Gg. Anggrek No.72, Kesiman Kertalangu Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali
(*) Corresponding Author

DOI: http://dx.doi.org/10.30867/action.v5i1.209

Abstract

Vegetables and fruits are foods that contain lots of vitamins, minerals, fiber, and antioxidants. Low fiber intake is one of the factors causing obesity. The aim of the study was to prove the effect counseling of Germas (Community Movement for Healthy Life) on Body Mass Index (BMI) of adult women in the fitness center. The study design was the randomized pre and post-test control group design. Group 1 was given counseling of community movement for healthy life once a week for six weeks and group 2 as a control. The study was conducted at La Studio and Bali Guna Studio, Denpasar, in 2019. Subjects were women aged 30-49 years old, active doing aerobics in the fitness center, BMI 25-30 Kg/m2. Before and after the intervention, measurement of variables such as consumption of vegetables and fruits, exercise frequency, duration of exercise, and BMI. The Paired t-test tested differences in variables before and after intervention in each group. Counseling intervention for six weeks can significantly increase consumption of vegetables and fruit 2,22±0,93 servings (p= 0,000), increase exercise frequency 0,67±0,69 times per week (p= 0,001), increasing exercise duration 30,56±34,89 minutes per week (p= 0,002), decreasing BMI 0,47±0,22 kg/m2 (p= 0,000). Conclusion Germas counseling, which is done once a week for six weeks, can significantly increase the implementation of Germas and reduce BMI.

 

Sayur dan buah merupakan bahan makanan yang banyak mengandung vitamin, mineral, serat dan antioksidan. Rendahnya asupan serat merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya obesitas. Tujuan  penelitian adalah untuk membuktikan efek konseling Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) terhadap Implementasi Germas dan Indeks Massa Tubuh (IMT) wanita dewasa di pusat kebugaran. Rancangan penelitian the randomized pre and post test control group design. Kelompok 1 diberikan Konseling Germas  satu kali per minggu selama enam minggu dan kelompok 2 sebagai kontrol.  Penelitian dilaksanakan di La Studio dan Bali Guna Studio, Denpasar pada tahun 2019. Subjek adalah wanita umur  30-49 tahun, aktif melakukan senam aerobik di pusat kebugaran, IMT 25–30 Kg/m2. Sebelum dan setelah intervensi dilakukan pengukuran variabel yaitu konsumsi sayur dan buah, frekuensi olahraga, durasi olahraga, serta IMT. Perbedaan variabel sebelum dan setelah intervensi pada masing-masing kelompokdiuji dengan Paired t-test.  Intervensi konseling Germasselama enam minggu dapat meningkatkan konsumsi sayur dan buah 2,22±0,93 porsi (p= 0,000), meningkatkan frekuensi olahraga 0,67±0,69 kali per minggu (p= 0,001), meningkatkan durasi olahraga 30,56±34,89 menit per minggu (p= 0,002),menurunkan IMT 0,47±0,22 kg/m2 (p= 0,000). Kesimpulan, konseling Germas yang dilakukan satu kali per minggu selama 6 minggu dapat meningkatkan implementasi Germas dan menurunkan IMT secara bermakna.

Keywords


Germas; IMT; konsumsi sayur dan buah; olahraga

Full Text:

PDF

References


Kemenkes RI. Buku Panduan Germas, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Jakarta: Kemenkes RI; 2016.

Departemen Kesehatan RI. Riset Kesehatan Dasar Riskesdas. Jakarta: Depkes RI; 2013.

Kemenkes R. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas. Jakarta: Kemenkes RI; 2018.

Tetens I, Alinia S. The Role of Fruit Consumption in the Prevention of Obesity. Journal of Horticultural Science & Biotechnology. 2009;84(6):47-51.

Al Rahmad AH, Almunadia A. Pemanfaatan Media Flipchart dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Tentang Konsumsi Sayur dan Buah. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala. 2017;17(3):140-146. doi:https://doi.org/10.24815/jks.v17i3.9062.

Mikušová L, Šturdík E HA. Whole grain cereal food in prevention of obesity. Acta Chemica Slovaca. 2011;4(1):95–11.

Egger A, Kreis R, Allemann S, Stettler C, Diem P, Buehler T, Boesch C CE. The Effect of Aerobic Exercise on Intrahepatocellular and Intramyocellular Lipids in Healthy Subjects. PLoS One. 2013;8(8):e 708.

Hestuningtyas TR, Noer ER. Pengaruh Konseling Gizi Terhadap Pengetahuan, Sikap, Praktik Ibu dalam Pemberian Makan Anak, dan Asupan Zat Gizi Anak Stunting Usia 1-2 Tahun di Kecamatan Semarang Timur. Journal of Nutrition College. 2014;3(1):17-25.

Nurfitriani N, Anggraini E. Pengaruh Pengetahuan dan Motivasi Ibu Rumah Tangga Tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Kelurahan Talang Bakung Kota Jambi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi. 2019;19(3):532-538.

Campbell DT, Stanley JC. Experimental and Quasi-Experimental Design for Research. USA: Houghton Mifflin Company; 2015.

Nazir M. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia; 2005.

Pocock S. Clinical Trials, A Practical Approach. New York: A Willey Medical Publication.; 2008.

Supariasa IDN, Bakri B, Fajar I. Penilaian Status Gizi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC; 2012.

Notoatmodjo S. Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta; 2003.

Pudjirahaju K dan. Konseling gizi terhadap pengetahuan gizi dan sikap ibu, pola makan serta tingkat konsumsi energi dan protein balita gizi kurang. Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia. 2018;4(1):53-63. doi:https://doi.org/10.31290/jiki.v(4)i(1)y(2018).page:53-63.

Kemenkes RI. Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2015.

Suryana S, Fitri Y. Hubungan Aktivitas Fisik dengan IMT dan Komposisi Lemak Tubuh. AcTion: Aceh Nutrition Journal. 2017;2(2):114-119. doi:http://dx.doi.org/10.30867/action.v2i2.64.

Brian A. Irving, Christopher K. Davis, David W. Brock, Judy Y. Weltman, Damon Swift, Eugene J. Barrett GAG and A. Effect of Exercise Training Intensity on Abdominal Visceral Fat and Body Composition. San Diego: University of California; 2008.

Paul I. Nutrition. Canada: Jones and Bartlett Publishers,Inc; 2002.

Sherwood L. Fisiologi Manusia Dari Sel Ke Sistem. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC; 2012.

Egger A. The Effect of Aerobic Exercise on Intrahepatocellular and Intramyocellular Lipids in Healthy Subjects. Bren Swizterland: University of Bern; 2013.

Heaton K. Food Fiber as an Obstacle to Energy Intake. Lancet; 1973.

Southgate D. Fiber and Other Available Carbohydrate and Energy Effects in the Diet. Publishing Science Group Inc Action press; 1975.

Dewantari NM, Ambartana IW. Pengaruh Komposisi Diet Dan Senam Aerobik Terhadap Penurunan Berat Badan. Gizi Indonesia (Journal of The Indonesian Nutrition Association). 2017;40(2):59-68.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 AcTion: Aceh Nutrition Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


AcTion: Aceh Nutrition Journal (e-issn: 2548-5741, p-issn: 2527-3310)

Alamat Redaksi: Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes RI Aceh, Jl. Soekarno-Hatta Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes Aceh, Aceh Besar, 23352 Telp/Fax : 0651 46126 / 0651 46121 Website: https://gizipoltekkesaceh.ac.id  E-mail : jurnal6121@gmail.com

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

 

View My Stats

Indeksasi:

       ORCID.org                 

 Flag Counter