Konsumsi pangan dan skor pola pangan harapan (PPH) dengan prevalensi stunting di Provinsi Aceh (Data Susenas dan PSG tahun 2016)

Suryana Suryana(1*), Roudza Roudza(2), Alfridsyah Alfridsyah(3)
(1) Jurusan Gizi,Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh, Jl. Soekarno Hatta, Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes RI Aceh Lampeuneurut, Aceh Besar, Indonesia
(2) Jurusan Gizi,Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh, Jl. Soekarno Hatta, Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes RI Aceh Lampeuneurut, Aceh Besar, Indonesia
(3) Jurusan Gizi,Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh, Jl. Soekarno Hatta, Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes RI Aceh Lampeuneurut, Aceh Besar, Indonesia
(*) Corresponding Author

DOI: http://dx.doi.org/10.30867/action.v3i2.116

Abstract

Stunting in toddlers is one of the big problems that can threaten the development of the Quality of Human Resources, that can have an impact on national development. Quality human resources can be obtained by consuming adequate food, both in quantity, quality and balance. Associated with the problem of stunting food consumption in Aceh Province based on the Score Desirable Dietary Pattern as DDP is still less than DDP ideal is 70.0. This study aims to determine the association of food consumption and the Hope Food Pattern score with the prevalence of stunting in Aceh Province. This research is a descriptive analytic with the Cross-Sectional. Study design. The study used secondary data, National Census data analysis and Nutritional Status Monitoring 2016. The analysis used is a regression. The results showed that the average energy and protein consumption in households in Aceh Province was 2.276 kcal of energy and 65,21 grams of protein. The average energy and protein consumption are in the normal category of 105,8% (energy) and 114,0% (protein). The diversity of food consumption has not been varied enough based on the average score in Aceh Province is 77,8. Stunting is a public health problem with a mild problem category known from the average value of stunting prevalence of 26,3%. There was no relationship from AKE (p= 0,430), PPA (p= 0,274) and PPH score (p= 0,259) with stunting prevalence based on District / City in Aceh Province in 2016. The conclusion is There was no significant relationship between stunting and Energy Adequacy Rate (AKE), Protein Adequacy Rate (PPA), and Score DDP.


Sumber daya manusia yang dapat berakibat pada pembangunan nasional. Terkait dengan masalah stunting konsumsi pangan di Provinsi Aceh berdasarkan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) masih kurang dari ideal yaitu 70,0. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan konsumsi pangan dan skor Pola Pangan Harapan (PPH) dengan prevalensi stunting di Provinsi Aceh . Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain Cross Secsional Study. Penelitian menggunakan data sekunder yaitu data konsumsi (Susenas) dan data stunting balita survei (PSG). Pengumpulan data dengan cara wawancara menggunakan kuesioner food list (data konsumsi pangan), sementara data status gizi dengan cara penimbangan berat badan pengukuran tinggi badan. Analisis  yang digunakan adalah  korelasi regresi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata konsumsi energi dan protein pada rumahtangga di Provinsi Aceh adalah sebesar 2.276 kkal energi dan 65.21 gram protein.  Rata-rata  konsumsi energi dan protein pada rumah tangga di Provinsi Aceh berada pada kategori normal 105,8% AKE dan 114,0% AKP. Keragaman pangan konsumsi pangan belum cukup beragam diketahui berdasarkan nilai rata-rata  skor PPH sebesar 77,8,  skor maksimum 92,5 dan skor minimum 64,2. Masalah stunting merupakah masalah kesehatan masyarakat dengan kategori masalah ringan diketahui dari nilai rata-rata prevalensi stunting sebesar 26,3%. Tidak terdapat hubungan AKE (P=0,430), AKP (p=0,274) dan skor PPH (p=0,259) dengan prevalensi stunting. Kesimpulan adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara stunting dengan Angka kecukupan Energi (AKE), Angka Kecukupan Protein (AKP), dan Skor PPH.

Keywords


Angka kecukupan energi dan protein; skor pola pangan harapan; stunting

Full Text:

PDF

References


Bappenas. Laporan Pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium Di Indonesia 2014. Kesembilan. Jakarta: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional; 2015. internal-pdf://165.79.176.189/Laporan MDGs 2014 Final.pdf.

Balitbangkes. Riset Kesehatan Dasar 2013. Pertama. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.; 2013. doi:arXiv:1011.1669v3.

Dinas Kesehatan Aceh, Jurusan Gizi. Laporan Manajemen Data Survey Pemantauan Status Gizi Provinsi Aceh Tahun 2016. Banda Aceh; 2016.

Hardinsyah, Martianto D. Pembangunan Ketahanan Pangan Berbasis Agribisnis dan Pemberdayaan Masyarakat. In: Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Untuk Mencapai Ketahanan Pangan Dan Pemulihan Ekonomi. Jakarta: Badan Ketahanan Pangan; 2001.

Dinas Pangan Aceh. Pola Pangan Harapan (PPH) Konsumsi Provinsi Aceh Tahun 2016. Banda Aceh; 2017.

Baliwati YF. Pengantar Pangan Dan Gizi. Jakarta: Penebar Swadaya; 2011.

Balitbangkes. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Tahun 2010. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI; 2010.

www.riskesdas.litbang.go.iddownload TabelRiskesdas2010.pdf.

Baraké F, El-Rouadi N, Musharrafieh J. Problem Solving at the Middle School Level: A Comparison of Different Strategies. Journal of Education and Learning. 2015;4(3):62-70.

Solihin RDM, Anwar F, Sukandar D. Kaitan antara status gizi, perkembangan kognitif, dan perkembangan motorik pada anak usia prasekolah. Penelitian Gizi dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research). 2013;36(1):62-72.

Yuliana I. Faktor-Faktor Penentu Disparitas Prevalensi Stunting Pada Balita Di Berbagai Kabupaten/Kota Di Indonesia. 2015.

De Onis M, Blössner M. The World Health Organization global database on child growth and malnutrition: methodology and applications. International journal of epidemiology. 2003;32(4):518-526.

Ngaisyah RD. Keterkaitan Pola Pangan Harapan (Pph) dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan. 2017;13(1):71-79.

Tejasari. Diversifikasi Konsumsi Pangan Berdasarkan Pendekatan Pola Pangan Harapan (PPH) di Daerah Rawan Gizi. Media Gizi dan Keluarga2. 2003;27(1):46-53.

Black RE, Allen LH, Bhutta ZA, Caulfield LE, De Onis M, Ezzati M, Mathers C, Rivera J, Group M and CUS. Maternal and child undernutrition: global and regional exposures and health consequences. The lancet. 2008;371(9608):243-260.

Andersen. Nutrition and development. http://www.ifpri.org. Published 2005. Accessed November 16, 2018.

Faridi A, Sagita R. Hubungan Pengeluaran, Skor Pola Pangan Harapan (PPH) Keluarga, dan Tingkat Konsumsi Energi-Protein dengan Status Gizi Balita Usia 2-5 Tahun. ARGIPA [Arsip Gizi dan Pangan]. 2016;1(1):11-21.

AL-Rahmad AH, Miko A, Hadi A. Kajian stunting pada anak balita ditinjau dari pemberian ASI eksklusif, MP-ASI, status imunisasi dan karakteristik keluarga di Kota Banda Aceh. J Kesehatan Ilmiah Nasuwakes. 2013;6(2):169-184.

Rah JH, Akhter N, Semba RD, De Pee S, Bloem MW, Campbell AA, Moench-Pfanner R, Sun K, Badham J, Kraemer K. Low dietary diversity is a predictor of child stunting in rural Bangladesh. European journal of clinical nutrition. 2010;64(12):1393-1398.

Al Rahmad AH, Almunadia A. Pemanfaatan Media Flipchart dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Tentang Konsumsi Sayur dan Buah. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala. 2017;17(3):140-146.

Al-Rahmad AH, Fadillah I. Perkembangan Psikomotorik Bayi 6–9 Bulan berdasarkan Pemberian ASI Eksklusif. Aceh Nutrition Journal. 2016;1(2):99-104.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 AcTion: Aceh Nutrition Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

________________________________________________________________________________________________________________

AcTion: Aceh Nutrition Journal (e-issn: 2548-5741, p-issn: 2527-3310)

Alamat Redaksi: Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes RI Aceh, Jl. Soekarno-Hatta Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes Aceh, Aceh Besar, 23352 Telp/Fax : 0651 46126 / 0651 46121 Website : http://aceh-nutrition.com E-mail : jurnal6121@gmail.com

 

View My Stats

Indeksasi:

       ORCID.org        

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.