Hubungan pengetahuan, sikap, perilaku dan karakteristik ibu tentang ASI eksklusif terhadap status gizi bayi

Seni Rahayu(1*), Henni Djuhaeni(2), Gaga Irawan Nugraha(3), Gurid Eko Mulyo(4)
(1) Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung
(2) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran
(3) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran
(4) Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung
(*) Corresponding Author

DOI: http://dx.doi.org/10.30867/action.v4i1.149

Abstract

Exclusive breastfeeding is very beneficial for babies. The impact is not given exclusive breastfeeding could be increased morbidity and mortality, nutritional problems, impaired child growth, loss generation, increase the burden of family and state expenditures for the expenditure of formula milk and much more. The purpose of this study was to analyze the relationship of knowledge, attitudes, behaviors and characteristics of mothers towards exclusive breastfeeding with infant nutritional status. This study used a quantitative method with analytic observational design with a case control.. The study was conducted by 110 mothers who had babies aged 6-12 months in the Cibangkong Bandung village. It was consisting of 55 mothers who had babies with nutritional problems and 55 mothers who had babies with normal nutritional status. Data retrieval used a questionnaire. Assessment of nutritional status used the standard WHO child growth standards. The sample was taken by simple random sampling technique. Data analysis using logistic regression test. The results of the analysis showed that there was a relationship between knowledge (p= 0,006), and exclusive breastfeeding behavior (p= 0,013) with the nutritional status of the baby. In addition, maternal characteristics had an effect  of 4,3 times to age and parity in the nutritional status of infants. By knowing the relationship between knowledge factors, attitudes, behaviors and characteristics of mothers with infant nutritional status, it is expected to have leverage to improve the nutritional status of infants.

 

ASI eksklusif sangat bermanfaat bagi bayi, dampak yang dapat terjadi apabila bayi tidak diberikan ASI eksklusif adalah meningkatnya angka kesakitan dan kematian bayi, masalah gizi, gangguan tumbuh kembang anak, terjadinya loss generation, meningkatkan beban pengeluaran keluarga serta negara untuk  pengeluaran susu formula dan masih banyak lagi.  Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, perilaku dan karakteristik Ibu terhadap pemberian ASI eksklusif dengan status gizi bayi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional secara kasus kontrol. Penelitian dilakukan 110  ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan di kelurahan Cibangkong Bandung yang terdiri dari 55 ibu yang memiliki bayi dengan masalah gizi dan 55 ibu yang memiliki bayi dengan status gizi normal.  Pengambilan data menggunakan kuesioner. Penilaian status gizi menggunakan standar WHO child growth standards. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan Uji Regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p= 0,006), dan  perilaku pemberian ASI eksklusif (p=0,013) dengan status gizi bayi.  Selain itu, karakteristik ibu yaitu umur dan paritas berpengaruh sebesar 4,3 kali dalam status gizi bayi. Dengan diketahuinya hubungan faktor pegetahuan, sikap, perilaku dan karakteristik ibu dengan status gizi bayi, diharapkan mempunyai daya ungkit terhadap peningkatan status gizi bayi.

Keywords


ASI Eksklusif; ASI; pengetahuan; sikap; perilaku; karakteristik ibu; status gizi

Full Text:

PDF

References


Rusli U. Mengenal ASI Eksklusif. Jakarta: Trubus Agriwidiya; 2009.

Sasnitiari S. Hubungan Antara lama Pemberian ASI Saja dan Pertumbuhan Anak di Kota Bogor. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bandung. 2011;4(2):109-118.

Miko A, Al-Rahmad AH. Hubungan Berat dan Tinggi Badan Orang Tua dengan Status Gizi Balita di Kabupaten Aceh Besar. Gizi Indonesia. 2017;40(1):21-34.

Li R, Fein SB, Chen J, Grummer-Strawn LM. Why mothers stop breastfeeding: mothers’ self-reported reasons for stopping during the first year. Pediatrics. 2008;122(Supplement 2):S69-S76.

Kramer MS, Guo T, Platt RW, Shapiro S, Collet J-P, Chalmers B, Hodnett E, Sevkovskaya Z, Dzikovich I, Vanilovich I. Breastfeeding and infant growth: biology or bias? Pediatrics. 2002;110(2):343-347.

Al Rahmad A, Miko A. Peningkatan Pengetahuan Calon Pengantin melalui Konseling ASI Eksklusif di Aceh Besar. Indonesian Bulletin of Health Research. 2017;45(4):249-256. http://dx.doi.org/10.22435/bpk.v45i4.6802.249-256

Rahayu A. Karakteristik Ibu Yang Memberikan ASI Eksklusif Status Gizi Bayi. Jurnal AL Ulum. 2007;3(3):8-14.

Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2012.

Wawan A, Dewi M. Teori Dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika; 2011.

AL-Rahmad AH, Miko A, Hadi A. Kajian stunting pada anak balita ditinjau dari pemberian ASI eksklusif, MP-ASI, status imunisasi dan karakteristik keluarga di Kota Banda Aceh. J Kesehatan Ilmiah Nasuwakes. 2013;6(2):169-184.

Lepita. Hubungan lamanya Pemberian ASI dengan Pertumbuhan Berdasarkan Persen Terhadap Median BB/U dan BB/TB Baku Rujukan WHO-NCHS. 2008.

Fikawati S, Syafiq A. Penyebab keberhasilan dan kegagalan praktik pemberian ASI eksklusif. Kesmas: National Public Health Journal. 2009;4(3):120-131.

Pheasant C. Breastfeeding and development delay: Findings from the Millennium Cohort Study. Breastfeeding Review. 2007;15(1):39-41.

Al-Rahmad AH, Fadillah I. Perkembangan Psikomotorik Bayi 6–9 Bulan berdasarkan Pemberian ASI Eksklusif. Aceh Nutrition Journal. 2016;1(2):99-104. http://dx.doi.org/10.30867/action.v1i2.18

Gopalan S, Puri RK. Breast feeding and infant growth. Indian pediatrics. 1992;29(8):1079.

Dee DL, Li R, Lee L-C, Grummer-Strawn LM. Associations between breastfeeding practices and young children’s language and motor skill development. Pediatrics. 2007;119(Supplement 1):S92-S98.

De Onis M, Onyango AW, Borghi E, Garza C, Yang H, Group WHOMGRS. Comparison of the World Health Organization (WHO) Child Growth Standards and the National Center for Health Statistics/WHO international growth reference: implications for child health programmes. Public health nutrition. 2006;9(7):942-947.

Aini N. Hubungan Antara Perilaku Ibu dalam Pemenuhan Kebutuhan Gizi dengan Status Gizi Balita di Kecamatan Kepajen. Jurnal Medika. 2009;4(7):35-39.

Astari LD, Nasoetion A, Dwiriani CM. Hubungan konsumsi ASI dan MP-ASI serta kejadian stunting anak usia 6-12 bulan di Kabupaten Bogor. Media Gizi dan Keluarga. 2006;30(1):15-23.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 AcTion: Aceh Nutrition Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


AcTion: Aceh Nutrition Journal (e-issn: 2548-5741, p-issn: 2527-3310)

Alamat Redaksi: Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes RI Aceh, Jl. Soekarno-Hatta Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes Aceh, Aceh Besar, 23352 Telp/Fax : 0651 46126 / 0651 46121 Website : http://aceh-nutrition.com E-mail : jurnal6121@gmail.com

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

 

View My Stats

Indeksasi:

       ORCID.org              

 Flag Counter