Edukasi 1.000 hari pertama kehidupan dan perubahan skor pengetahuan ibu dan pendamping bayi di Desa Ceurih Kota Banda Aceh

Ramadhaniah Ramadhaniah, Anwar Arbi, Vera Nazhira Arifin, Yulia Fitri, Eva Fitriyaningsih, Rachmawati Rachmawati, Teuku Khairul Fadjri, Suryana Suryana

Abstract

Stunting tetap menjadi masalah gizi kronis yang memerlukan pencegahan sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Di Kota Banda Aceh, prevalensi stunting dilaporkan menurun dari 25,1% pada 2022 menjadi 21,7% pada 2023, sehingga penguatan edukasi gizi di tingkat masyarakat tetap relevan. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi perubahan skor pengetahuan ibu dan pendamping bayi setelah edukasi 1.000 HPK di Desa Ceurih.Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada 4 Juli 2026 di Desa Ceurih, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, dengan 18 peserta yang terdiri atas 13 ibu yang memiliki bayi, tiga pengasuh, dan dua kader Posyandu. Edukasi diberikan melalui ceramah interaktif, presentasi PowerPoint, leaflet, diskusi, dan tanya jawab. Pengetahuan dievaluasi menggunakan lima pertanyaan pada pre-test dan post-test.Rerata skor pengetahuan meningkat secara deskriptif dari 4,78 (95,6% dari skor maksimum) pada pre-test menjadi 4,94 (98,9%) pada post-test. Peserta dengan skor maksimum 5 meningkat dari 15 orang (83,3%) menjadi 17 orang (94,4%). Kenaikan skor relatif kecil karena sebagian besar peserta telah memiliki skor awal yang tinggi.Kesimpulan, edukasi 1.000 HPK diikuti oleh peningkatan kecil pada skor pengetahuan peserta mengenai pencegahan stunting. Edukasi perlu diperkuat secara berkala melalui kegiatan Posyandu dan disertai pemantauan lanjutan untuk menilai keberlanjutan pengetahuan serta perubahan praktik pengasuhan dan pemberian makan anak.

Keywords

Pencegahan stunting, 1.000 Hari Pertama Kehidupan, edukasi gizi, pengetahuan ibu, pengabdian masyarakat

Full Text:

PDF

References

Gunardi H. Optimalisasi 1000 Hari Pertama Kehidupan: nutrisi, kasih sayang, stimulasi, dan imunisasi merupakan langkah awal mewujudkan generasi penerus yang unggul. eJournal Kedokt Indones. 2021;9(1):1. doi:10.23886/ejki.9.2.1.

Lestari E, Siregar A, Hidayat AK, Yusuf AA. Stunting and its association with education and cognitive outcomes in adulthood: a longitudinal study in Indonesia. PLoS One. 2024;19(5):e0295380. doi:10.1371/journal.pone.0295380.

Hijrawati, Usman AN, Syarif S, Hadju V, As’ad S, Baso YS. Use of technology for monitoring the development of nutritional status 1000 HPK in stunting prevention in Indonesia. Gac Sanit. 2021;35(suppl 2):S231-S234. doi:10.1016/j.gaceta.2021.10.028.

Anjani AD, Lestari D, Aulia N. Pentingnya kebutuhan nutrisi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. J Penelit Perawat Prof. 2024;6(4):1587-1594. doi:10.37287/jppp.v6i4.2671.

Maku KRM, Bedho IB, Unde M. Peran gizi seimbang dan kesehatan dalam optimalisasi tumbuh kembang anak usia dini. J Citra Pendidik Anak. 2026;5(1):86-96. doi:10.38048/jcpa.v5i1.6198.

Fiana M, Komariah A, Subroto DE, Ningsih R, Sa’adah NNS, Masnawati N. Makanan pendamping ASI (MP-ASI) dalam priode emas pertumbuhan dan perkembangan balita. J Peduli Masy. 2024;6(3):1015-1022. doi:10.37287/jpm.v6i3.4202.

Republik Indonesia. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 172. 2021.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Buku Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2022.

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2022.

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam Angka. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2024.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 dalam Angka. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2025.

Tadale DL, Ramadhan K, Nurfatimah N. Peningkatan pengetahuan ibu balita terkait gizi seimbang balita untuk mencegah stunting melalui penyuluhan. Community Empowerment. 2021;6(1):48-53. doi:10.31603/ce.4379.

Prasetyo YB, Permatasari P, Susanti HD. The effect of mothers’ nutritional education and knowledge on children’s nutritional status: a systematic review. Int J Child Care Educ Policy. 2023;17:11. doi:10.1186/s40723-023-00114-7.

Nelson A, Burns A, McGreevy J, et al. Developing, designing, and delivering more effective research and didactic presentations: a primer and recommendations. J Hosp Med. 2026;21(8):946-950. doi:10.1002/jhm.70330.

Friska D, Kekalih A, Runtu F, et al. Health cadres empowerment program through smartphone application-based educational videos to promote child growth and development. Front Public Health. 2022;10:887288. doi:10.3389/fpubh.2022.887288.

Ningsih R, Pabidang S, Monalisa D. Pemberian edukasi berbasis leaflet untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang stunting. J Peduli Masy. 2025;7(2):79-84. doi:10.37287/jpm.v7i2.5908.

Brillianti NKB, Sipahutar IE, Ribek IN. Efektivitas edukasi stunting dengan media WhatsApp terhadap tingkat pengetahuan orang tua yang memiliki balita stunting. J Gema Keperawatan. 2022;15(2):247-261. doi:10.33992/jgk.v15i2.2182.

Susilowati L, Hutasoit M, Sumiyarini R, Nursanti I. Upaya peningkatan pemahaman orangtua tentang pencegahan stunting pada balita. J Innov Community Empower. 2022;4(2):136-141. doi:10.30989/jice.v4i2.751.

Yuliasih ND, Sari P, Bestari AD, Martini N, Sujatmiko B. Does health education through videos and e-leaflet have a good influence on improving students’ reproductive health knowledge, attitudes, and practices? An intervention study in Jatinangor, Indonesia. Adv Med Educ Pract. 2025;16:29-39. doi:10.2147/AMEP.S487338.

Irdawati I, Arifah S, Muhlisin A, et al. Efforts of increase cadre capacity about stunting prevention. MethodsX. 2024;13:102720. doi:10.1016/j.mex.2024.102720.

Diana NNP, Wirawan NN, Rahmawati W. Effectiveness of communication pathways and educational media in promoting nutrition-related behavioral change among mothers of toddlers: a systematic review. AcTion Aceh Nutr J. 2026;11(1):339-351. doi:10.30867/action.v11i1.3032.

Sari DK. Pengaruh edukasi gizi terhadap self-efficacy ibu dalam pencegahan stunting pada balita. Nurs Sci J. 2024;8(2):111-121. doi:10.30737/nsj.v8i2.6088.

Hardiyanti S, Rekawati E, Setiawan A, Rahmadiyah DC. Effectiveness of family nutrition education on the incidence of stunting: systematic review. Indones J Glob Health Res. 2024;6(3):1231-1242. doi:10.37287/ijghr.v6i3.3058.

Beatty A, Borkum E, Leith W, Null C, Suriastini W. A cluster randomized controlled trial of a community-based initiative to reduce stunting in rural Indonesia. Matern Child Nutr. 2024;20(1):e13593. doi:10.1111/mcn.13593.

Ahmadi, Widyyati MLI, Rafti AA. Pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan ibu tentang nutrisi balita stunting di Puskesmas Pulau Mandangin. J Gizi Kesehatan. 2026;18(1):9-15. doi:10.35473/jgk.v18i1.900.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.