Ketepatan pemorsian hidangan di RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo

Andita Putri Astari* -  Bagian Instalasi Gizi RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia
Setyowati Setyowati -  Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia
Sri Kadaryati -  Program Studi Gizi Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia

Supp. File(s): common.other common.other

Maintaining food quality can be done by supervising portion standards. One of the important components in food management is the quality of human resources. The research objective was to determine the accuracy of serving dishes in terms of the characteristics of the serving staff. This observational study had a cross-sectional design. Collecting data in July 2019 at the Nutrition Installation of Dr. Tjitrowardojo Purworejo hospital. The research subjects were 14 people who were taken by a purposive sampling method. Subject characteristics consist of age, gender, level of education, and length of work. The accuracy of serving dishes was categorized into precise (±10% of standard serving) and imprecise (<10% or >10% of standard serving). The weighing method is used to determine the portion produced by the research subject. The research instrument is a digital food scale that has been calibrated at the BBKKP Calibration Laboratory with the number: 310/Labkal/V/2019. Data analysis used the Spearman Rank Correlation test. The results showed that most of the dishes were not done correctly (85,7%). Statistically, the characteristics of the serving staff do not show a correlation with the accuracy of serving dishes (p > 0,05). Concluded, there is no correlation between the characteristics of the proponents with the accuracy of the serving dishes in Dr. Tjitrowardojo Purworejo hospital.

Supplement Files

Keywords : Accuracy of serving; length of work; portion; serving staff

  1. Ahmed, M., Jones, E., Redmond, E., Hewedi, M., Wingert, A., & Gad El Rab, M. (2015). Food Production and Service in UK Hospitals. International Journal of Health Care Quality Assurance, 28. https://doi.org/10.1108/IJHCQA-07-2013-0092
  2. Amerio, M. L., Pogliano, B., Durelli, P. C., Cornarino, G., Tinivella, M. M., & Pezzana, A. (2017). Hospital Food Wastage Evaluation Project in Piedmont Region. Journal of Nutritional Ecology and Food Research, 4(1), 1–5.
  3. Apriliani, S., Suranadi, L., Wirawan, S., & Chandradewi, A. (2019). Ketepatan pemorsian sayur terhadap standar porsi makanan biasa. Jurnal Gizi Prima, 4(2), 97–105.
  4. Arsyih, S., Sofiyatin, R., Suhaema, & Suranadi, L. (2019). Kesesuaian besar porsi nasi yang disajikan dengan standar porsi pada menu makanan biasa. Jurnal Gizi Prima, 4(2), 87–93.
  5. Astari, A. P. (2016). Faktor Determinan Ketepatan Pemorsian Makanan Lunak di RSUD Kota Semarang.
  6. Astuti, I. A. E. (2018). Gambaran kesesuaian standar porsi makan rumah sakit dengan besar porsi yang disajikan di instalasi gizi RSUD Bahteramas Kota Kendari. In Jurusan Gizi. Poltekkes Kemenkes Kendari.
  7. Cendanawangi, D. N., Tjaronosari, T., & Palupi, I. R. (2016). Ketepatan porsi berhubungan dengan asupan makan pada lanjut usia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Luhur, Bantul, Yogyakarta. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics), 4(1), 8. https://doi.org/10.21927/ijnd.2016.4(1).8-18
  8. Chasanah, U. (2018). Hubungan pendidikan, lama bekerja dan pengetahuan tentang pemorsian petugas penjamah makanan dengan ketepatan porsi makan di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah. In Program Studi Ilmu Kesehatan. Universitas Muhammadiyah Semarang.
  9. Damayanti, S. (2016). Hubungan variasi menu, besar porsi, sisa makanan dan tingkat kepuasan pasien pada makanan lunak di Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng. In Ilmu Gizi. Universitas Esa Unggul.
  10. Depkes RI. (2007). Pedoman Penyelenggaraan Makanan Rumah Sakit. Depkes RI.
  11. Depkes RI. (2009). Profil Kesehatan Indonesia. Depkes RI.
  12. Fatkhurohman, Lestari, Y. N., & Dian Titis Torina. (2018). Hubungan Perubahan Standar Porsi Makan Dengan Sisa Makanan Pasien Rumah Sakit Holistik tahun 2016 (Studi Sisa Nasi Pada Menu Makan Siang Diet di RS Holistik). Gizi Indonesia, 40(1), 1–8.
  13. Fitri, Y., Al Rahmad, A. H., Suryana, S., & Nurbaiti, N. (2020). Pengaruh penyuluhan gizi tentang jajanan tradisional terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku jajan anak sekolah. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 5(1), 13–18. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30867/action.v5i1.186
  14. Herawati, N., & Sasana, H. (2013). Analisis Pengaruh Pendidikan, Upah, Pengalaman Kerja, Jenis Kelamin dan Umur terhadap Produktivitas Tenaga Kerja Industri Suttlecock di Kota Tegal. Diponegoro Journal of Economics, 2, No 4, 1–8.
  15. Hidayat, R. (2019). Performance appraisal sebagai alat pengukuran kepuasan kerja karyawan. Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 3(1), 1–8.
  16. Instalasi Gizi. (2018). Buku Pedoman Pemberian Makan Pasien dan Pegawai RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo. In RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo. Instalasi Gizi RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo.
  17. Kemenkes RI. (2013). Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
  18. Kemenkes RI. (2014). Pedoman Konversi Berat Matang-Mentah, Berat Dapat Dimakan (BDD) dan Resep Makanan Siap Saji dan Jajanan. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI.
  19. Miranti, E. A., & Adi, A. C. (2016). Hubungan pengetahuan dengan sikap dan higiene perorangan (personal hygiene) penjamah makanan pada penyelenggaraan makanan asrama putri. Media Gizi Indonesia, 11(2), 120–126.
  20. Mourbas, I., Nizar, M., & Gusnedi, G. (2020). Pengembangan alat pemorsian nasi sesuai standar diet pasien rawat inap di Rumah Sakit. Jurnal Sehat Mandiri, 15(2), 89–100.
  21. Ofei, K. T., Holst, M., Rasmussen, H. H., & Mikkelsen, B. E. (2015). Effect of meal portion size choice on plate waste generation among patients with different nutritional status. An investigation using Dietary Intake Monitoring System (DIMS). Appetite, 91(4), 157–164. https://doi.org/10.1016/j.appet.2015.04.043
  22. Puckett, R. P. (2004). Food Service Manual for Health Care Institutions. In John Wiley & Sons (Third). American Hospital Association.
  23. Sudarno. (2017). Data Analisis. Departemen Statistika Fakultas Sains dan Matematika UNDIP.
  24. Sugiarti, L. S. D. (2018). Gambaran kesesuaian standar porsi makan rumah sakit dengan besar porsi yang disajikan pada diet diabetes mellitus tipe 2 di instalasi gizi RSUD Bahtermas. In Jurusan Gizi. Poltekkes Kemenkes Kendari,.
  25. Ukkas, I. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja industri kecil Kota Palopo. Journal of Islamic Education Management, 2(2), 187–198.
  26. Wadyomukti, R. A. (2017). Hubungan karakteristik tenaga pemorsi dan alat pemorsian dengan ketepatan pemorsian makanan pokok berdasarkan standar porsi di Rumah Sakit PKU. In Jurusan Gizi. Polteknik Kesehatan Kemenkes Yogyakarta.
  27. Wani, Y. A., Tanuwijaya, L. K., & Arfiani, E. P. (2019). Manajemen Operasional Penyelenggaraan Makanan Masal. UB Press.

Open Access Copyright (c) 2021 The Author(s)
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

AcTion: Aceh Nutrition Journal
Diterbitkan oleh : Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes RI Aceh
Jl. Soekarno-Hatta Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes Aceh, Aceh Besar, 23352
Telp/Fax : 0651 46126 / 0651 46121
Website: https://gizipoltekkesaceh.ac.id
E-mail : jurnal6121@gmail.com

e-issn: 2548-5741, p-issn: 2527-3310

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional

Get a feed by atom here, RRS2 here and OAI Links here