Hubungan peer group support, uang saku dan pola konsumsi pangan dengan status gizi lebih pada remaja

Julia Rahman -  Gizi Program Sarjana, Ilmu Kesehatan, UPN Veteran Jakarta, Jakarta, Indonesia
Iin Fatmawati* -  Program Studi Sarjana Gizi, Ilmu Kesehatan, UPN Veteran Jakarta, Indonesia. Jalan: Limo Raya, Limo, Depok, DKI Jakarta, Indonesia
Muh. Nur Hasan Syah -  Gizi Program Sarjana, Ilmu Kesehatan, UPN Veteran Jakarta, Indonesia
Dian Luthfiana Sufyan -  Gizi Program Sarjana, Ilmu Kesehatan, UPN Veteran Jakarta, Indonesia

Supp. File(s): cross sectional (Observational)

The problem of overweight in adolescents is caused by multiplicity, including friendships and also the amount of pocket money which will affect the pattern of daily food consumption. The purpose of this study was to analyze the relationship peer group support, pocket money, and food consumption patterns with overweight. This research is observational with a cross-sectional approach. The sample was selected by 50 respondents with stratified random sampling technique, this study was conduction in 2020. Data collected by interviews for respondent characteristics, peer group support, pocket money, and food consumption patterns using the Food Frequency Questionnaire (FFQ). Data analysis using  Chi-Square Test. The results showed that there was a significant relationship between peer group support and overweight (p= 0,048), There is a significant relationship between pocket money and overnutrition (p= 0,001) and there is a significant relationship between food consumption patterns with overnutrition (p= 0,000). The results of the study indicated that there was a relationship between peer group support, pocket money, and food consumption patterns with overweight. From these results, it is hoped that adolescents will be able to minimize the influence of their peers and be able to allocate pocket money to consume nutritious daily food.

Supplement Files

Keywords : Peer group support; food consumption patterns; overweight

  1. Abernethy, M. (2015). Self-reports and observer reports as data generation methods: An assessment of issues of both methods. Universal Journal of Psychology, 3(1), 22–27. https://doi.org/10.13189/ujp.2015.030104
  2. Al Rahmad, A. H. (2019a). Keterkaitan Asupan Makanan dan Sedentari dengan Kejadian Obesitas Pada Anak Sekolah Dasar di Kota Banda Aceh. Buletin Penelitian Kesehatan, 47(1), 67–76. https://doi.org/https://doi.org/10.22435/bpk.v47i1.579
  3. Al Rahmad, A. H. (2019b). Sedentari Sebagai Faktor Kelebihan Berat Badan Remaja. Jurnal Vokasi Kesehatan, 5(1), 16–21. https://doi.org/https://doi.org/10.30602/jvk.v5i1.163
  4. Almatsier, S. (2009). Ilmu gizi dasar. PT Gramedia Pustaka Utama.
  5. Amalia, R. N., Sulastri, D., & Semiarty, R. (2016). Hubungan konsumsi junk food dengan status gizi lebih pada siswa SD Pertiwi 2 Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 5(1), 1–6. https://doi.org/https://doi.org/10.25077/jka.v5i1.466
  6. Ardina, R. (2016). Dukungan sosial dan status gizi remaja. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 5(10), 20–29. https://doi.org/10.35952/jik.v5i10.33
  7. Arisdanni, H., & Buanasita, A. (2018). Hubungan peran teman, peran orang tua, besaran uang saku dan persepsi terhadap jajanan dengan kejadian gizi lebih pada anak sekolah (Studi di SD Negeri Ploso 1/172 Kecamatan Tambaksari Surabaya tahun 2017). Amerta Nutrition, 2(2), 189–196. https://doi.org/10.20473/amnt.v2.i2.2018.189-196
  8. Azkia, F. I., & Wahyono, T. Y. M. (2019). Hubungan pola konsumsi makanan berisiko dengan obesitas sentral pada wanita usia 25-65 tahun di Bogor tahun 2011-2012. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 2(1), 11–18. https://doi.org/10.7454/epidkes.v2i1.1675
  9. Balitbangkes. (2013). Riset kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2013. In Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
  10. Balitbangkes. (2018). Hasil Utama Riset Kesehata Dasar (RISKESDAS). In Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
  11. BPS. (2017). Kajian Konsumsi Bahan Pokok 2017 (3rd ed.). Subdirektorat Statistik Pariwisata.
  12. BPS. (2019). Statistik Indonesia 2012 (Statistical Yearbook Of Indonesia2012). Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS).
  13. Cahyaning, R. C. D., Supriyadi, S., & Kurniawan, A. (2019). Hubungan pola konsumsi, aktivitas fisik dan jumlah uang saku dengan status gizi pada siswa smp negeri di Kota Malang tahun 2019. Sport Science and Health, 1(1), 22–27.
  14. Desi, S., & Winda, D. A. (2018). Hubungan sarapan, uang saku dengan jajanan di SD Kristen Immanuel II Kubu Raya. Jurnal Vokasi Kesehatan. Poltekes Kemankes Pontianak, 4(2), 103–109. https://doi.org/10.30602/jvk.v4i2.142
  15. Ermona, N. D. N., & Wirjatmadi, B. (2018). Hubungan aktivitas fisik dan asupan gizi dengan status gizi lebih pada anak usia sekolah dasar di SDN Ketabang 1 Kota Surabaya tahun 2017. Amerta Nutrition, 2(1), 97–105. https://doi.org/10.20473/amnt.v2i1.2018.97-105
  16. Evan, E., Wiyono, J., & Candrawati, E. (2017). Hubungan antara pola makan dengan kejadian obesitas pada mahasiswa di Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 2(3), 708–717. https://doi.org/https://doi.org/10.33366/nn.v2i3.707
  17. Fitri, Y., Al Rahmad, A. H., Suryana, S., & Nurbaiti, N. (2020). Pengaruh penyuluhan gizi tentang jajanan tradisional terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku jajan anak sekolah. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 5(1), 13–18. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30867/action.v5i1.186
  18. Gwozdz, W., Sousa-Poza, A., Reisch, L. A., Bammann, K., Eiben, G., Kourides, Y., Kovács, É., Lauria, F., Konstabel, K., & Santaliestra-Pasias, A. M. (2015). Peer effects on obesity in a sample of European children. Economics & Human Biology, 18(4), 139–152. https://doi.org/10.1016/j.ehb.2015.05.002
  19. Hadi, A. J., Hadju, V., Indriasari, R., Manggabara, S., & Yetti, R. E. (2019). The effect of the implementation of a planned peer group session model on obesity prevention among students of an Integrated Islamic primary school in Makassar. Pakistan J Nutr, 18(9), 882–887. https://doi.org/10.3923/pjn.2019.882.887
  20. Hartari, A. (2016). Pola konsumsi masyarakat perkotaan dan pengaruhnya terhadap kesehatan. In Peran Matematika, Sains, dan Teknologi dalam Mendukung Gaya Hidup Perkotaan (Urban Lifestyle) yang Berkualitas. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka (pp. 29–58).
  21. Hidayat, A. A. A., & Uliyah, M. (2018). The self-care learning exchange (Scle) model: A model for promoting nutrition in malnourished children in indonesia. Indian Journal of Public Health Research & Development., 9(10), 306–311.
  22. Insani, H. M. (2020). Analisis Konsumsi Pangan Remaja dalam Sudut Pandang Sosiologi. Sosietas, 9(2), 566–577. https://doi.org/10.17509/sosietas.v9i2.22824
  23. Kementrian Peridustrian. (2019). Konsumsi Susu. https://kemenperin.go.id/artikel/8890/Konsumsi-Susu
  24. Kocak, N., Acikel, C., Gulsun, M., Istanbulluoglu, H., Ozdemir, B., Aydemir, E., & Gocgeldi, E. (2017). Evaluation of peer effects on eating behaviors: a cluster analysis approach. Psychiatry and Clinical Psychopharmacology, 27(3), 209–215. https://doi.org/10.1080/24750573.2017.1326739
  25. Kurniawan, M. W. W., & Widyaningsih, T. D. (2017). Hubungan pola konsumsi pangan dan besar uang saku mahasiswa manajemen bisnis dengan mahasiwa Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Brawijaya terhadap status gizi. Jurnal Pangan Dan Agroindustri, 5(1), 1–12.
  26. Li, M., Xue, H., Jia, P., Zhao, Y., Wang, Z., Xu, F., & Wang, Y. (2017). Pocket money, eating behaviors, and weight status among Chinese children: the childhood obesity study in China mega-cities. Preventive Medicine, 100(4), 208–215. https://doi.org/10.1016/j.ypmed.2017.04.031
  27. Lidiawati, M., Lumongga, N., & Anto, A. (2020). Faktor yang mempengaruhi perilaku makan pada remaja obesitas di sma kota banda aceh. Jurnal Aceh Medika, 4(1), 52–62.
  28. Nomate, E. S., Nur, M. L., & Toy, S. M. (2017). Hubungan teman sebaya, citra tubuh dan pola konsumsi dengan status gizi remaja putri. Unnes Journal of Public Health, 6(3), 141–147. https://doi.org/10.15294/ujph.v6i3.17016
  29. Noviani, K., Afifah, E., & Astiti, D. (2016). Kebiasaan jajan dan pola makan serta hubungannya dengan status gizi anak usia sekolah di SD Sonosewu Bantul Yogyakarta. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia, 4(2), 97–104. https://doi.org/10.21927/ijnd.2016.4(2).97-104
  30. Otuneye, A. T., Ahmed, P. A., Abdulkarim, A. A., Aluko, O. O., & Shatima, D. R. (2017). Relationship between dietary habits and nutritional status among adolescents in Abuja municipal area council of Nigeria. Nigerian Journal of Paediatrics, 44(3), 128–135. https://doi.org/10.4314/njp.v44i3.1
  31. Purwita, N. K. D. D., Kencana, I. K., & Kusumajaya, A. N. (2018). Gambaran komsumsi sayur dan buah dengan status gizi remaja di SMP Negeri 3 Kabupaten Bandung. J Nutr Sci, 7(3), 57–63.
  32. Rahman, N., Dewi, N. U., & Armawaty, F. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku makan pada remaja SMA Negeri 1 Palu. PREVENTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 10.
  33. Rosyidah, Z., & Andrias, D. R. (2015). Jumlah uang saku dan kebiasaan melewatkan sarapan berhubungan dengan status gizi lebih anak sekolah dasar. Media Gizi Indonesia, 10(1), 1–6.
  34. Saputri, D. A., Dewi, Y. L. R., & Murti, B. (2019). Contextual effect of village on the incidence of tuberculosis in children in Surakarta, Central Java: A multilevel analysis evidence. Journal of Epidemiology and Public Health, 4(4), 361–372. https://doi.org/10.26911/jepublichealth.2019.04.04.11
  35. Sugiatmi, S., & Handayani, D. R. (2018). Faktor dominan obesitas pada siswa sekolah menengah atas di Tangerang Selatan Indonesia. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 14(1), 1–10. https://doi.org/https://doi.org/10.24853/jkk.14.1.1-10
  36. Suharsa, H. (2016). Status gizi lebih dan faktor-faktor lain yang berhubungan pada siswa Sekolah Dasar Islam Tirtayasa Kelas IV dan V di Kota Serang tahun 2014. Jurnal Lingkar Widyaiswara, Edisi 3 No, 3(1), 53–76.
  37. Wulandari, N. W. M., Muniroh, L., & Nindya, T. S. (2015). Asupan energi dan aktivitas fisik berhubungan dengan z-score IMT/U anak sekolah dasar di daerah perdesaan. Media Gizi Indonesia, 10(1), 51–56. https://doi.org/10.20473/mgi.v10i1.51-56

Open Access Copyright (c) 2021 The Author(s)
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

AcTion: Aceh Nutrition Journal
Diterbitkan oleh : Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes RI Aceh
Jl. Soekarno-Hatta Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes Aceh, Aceh Besar, 23352
Telp/Fax : 0651 46126 / 0651 46121
Website: https://gizipoltekkesaceh.ac.id
E-mail : jurnal6121@gmail.com

e-issn: 2548-5741, p-issn: 2527-3310

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional

Get a feed by atom here, RRS2 here and OAI Links here