Penguatan kapasitas kader PKK melalui edukasi parenting dan gizi keluarga untuk pencegahan stunting di Desa Cipete, Kabupaten Banyumas

Erna Kusuma Wati, Setiyowati Rahardjo, Dian Anandari

Abstract

Stunting balita di Desa Cipete, Kecamatan Cilongok mencapai 24,73%, melebihi ambang batas WHO (20%). Kader PKK yang terintegrasi dengan Posyandu berpotensi menjadi agen perubahan parenting dan gizi keluarga, namun peran edukatifnya masih terbatas karena keterbatasan pengetahuan,  keterampilan komunikasi, dan media pendukung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader PKK tentang stunting, parenting dan gizi keluarga berbasis pangan lokal. Kegiatan  dilaksanakan pada bulan Mei-Agustus 2026 dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas dan melibatkan 29 kader PKK dan Posyandu aktif dari empat RW. Pada tahap perencanaanm kader berpartisipasi dalam sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) untuk menentukan prioritas materai yang menjadi dasar penyusunan media edukasi (modul, poster, lembar balik, panduan menu MP-ASI berbasis pangan lokal). Kader kemudian mengikuti  pelatihan parenting dan gizi keluarga. Pengetahuan diukur dengan pretest sebelum dan posttest setelah pelatihan (10 soal) selanjutnya, dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Sebagian besar kader berusia ≥40 tahun (72,4%), berperan ganda sebagai  Kader PKK dan Posyandu (65,5%), dan telah menjadi kader lebih dari 5 tahun (93,1%). Median skor pengetahuan adalah 10  pada kedua pengukuran, sedangkan rerata skor meningkat dari 9,03±1,35 menjadi 9,86±0,35 (p=0,005; r=0,62), dengan proporsi kategori pengetahuan baik naik dari 82,8% menjadi 100%. Penguatan kapasitas melalui edukasi dan media berbasis pangan lokal berpotensi memperkuat peran kader PKK dalam pencegahan stunting berbasis keluarga.

Keywords

Agen perubahan, gizi keluarga, kader, parenting, stunting

Full Text:

PDF

References

Dewey KG, Begum K. Long-term consequences of stunting in early life. Matern Child Nutr. 2011;7(suppl 3):5-18. doi:10.1111/j.1740-8709.2011.00349.x

Barker DJP. Developmental origins of chronic disease. Public Health. 2012;126(3):185-189. doi:10.1016/j.puhe.2011.11.014

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. RPJMN 2025–2029 Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas. Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat; 2025.

Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia. Kebijakan dan Strategi Percepatan Penurunan Stunting 2025–2029. Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia; 2024.

Wati EK, Rahardjo S, Anandari D. Determinan Stunting pada Masa Prenatal dan Postnatal sebagai Upaya Perbaikan Gizi 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) di Kabupaten Banyumas Tahun Kedua. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat; 2025.

Maharani O, Ratnaningrum AY, Arifiyanti N, et al. Pemberdayaan kelompok PKK Desa Guwosari Pajangan Bantul Yogyakarta dalam pencegahan dan penanganan stunting melalui edukasi gizi dan pola asuh. E-DIMAS J Pengabdi Kpd Masy. 2025;16(4):943-949. https://journal.upgris.ac.id/index.php/e-dimas/article/view/25418

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyumas. Kecamatan Cilongok dalam Angka 2024. Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyumas; 2024.

Bappedalitbang Kabupaten Banyumas. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banyumas 2025–2029. Bappedalitbang Kabupaten Banyumas; 2025.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas. Data Sigizi Kesehatan Keluarga. Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas; 2025.

Khomsan A. Teknik Pengukuran Pengetahuan Gizi. IPB Press; 2021.

Supriyadi. Statistik Kesehatan. Salemba Medika; 2014.

Dahlan S. Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan: Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat. Salemba Medika; 2014.

Jusuf KE, Abdulkadi WS, Pateda SM. Analysis of factors influencing cadre performance in providing health services at Posyandu for mothers and toddlers. Indones J Glob Health Res. 2026;8(2). doi:10.37287/ijghr.v8i2.938

Fristiwi P, Nugraheni SA, Kartini A. The effectiveness of stunting prevention programs in Indonesia: a systematic review. J Penelit Pendidik IPA. 2023;9(12). doi:10.29303/jppipa.v9i12.5850

Pranata MAE, Saddiq FU, Wang JY, Yeh YL. Effectiveness of interventions utilizing community health worker model on reducing stunting in low- and middle-income countries: a systematic review. Iran J Public Health. 2025;54(11). doi:10.18502/ijph.v54i11.20381

Hidayat W, Nura’eny N, Wahyuni IS. Gambaran pre dan post test kegiatan penyuluhan kesehatan terhadap kader Posyandu di Puskesmas Babatan Bandung. Dharmakarya. 2019;8(4):225-226. doi:10.24198/dharmakarya.v8i4.20058

Agestika L, Rizqiawan A, Arini M, et al. Peningkatan pengetahuan dan motivasi kader Posyandu di Bojong Menteng melalui webinar gizi saat pandemi COVID-19. J Abdimas Kesehat. 2021;3(3):307-313. doi:10.36565/jak.v3i3.263

Wadi M, Suaebah S, Ginting M, Wardhani P, Puspita WL. Edukasi media roda gizi dapat meningkatkan pengetahuan gizi kader. J Vokasi Kesehat. 2022;8(2). doi:10.30602/jvk.v8i2.994

Akhmadi A, Sunartini S, Haryanti F, Madyaningrum E, Sitaresmi MN. Effect of care for child development training on cadres’ knowledge, attitude, and efficacy in Yogyakarta, Indonesia. Belitung Nurs J. 2021;7(4). doi:10.33546/bnj.1521

Mediani HS, Hendrawati S, Pahria T, Mediawati AS, Suryani M. Factors affecting the knowledge and motivation of health cadres in stunting prevention among children in Indonesia. J Multidiscip Healthc. 2022;15:1069-1082. doi:10.2147/JMDH.S356736

Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta; 2014.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.